Langsung ke konten utama

Curhat lagi

Selasa 19 februari 2013

Hari ini aku bingung mau nulis apa…………

Oya.. lanjut cerita yang kemaren2 aja kali yah,,,???
Tentang dia lagi, hari sabtu sore kemarin dia menelpon aku dengan no pribadi. Aku pura2 nggak tau aja kalau dia yang telpon, padahal aku udah firasat kalau dia ang telpon dan setelah dia bicara aku langsung berbicara akrab dengan dia seperti biasanya. Tapi sayangnya aku tidak begitu bisa mendengar suaranya karena situasi dan kondisiku yang sedang berada di jalan raya. Waktu itu aku sedang mengantar kakak, adik, dan nenek ku yang pergi ke Dokter dengan yang lainnya pake mobil, walau aku sudah sampai ditempat dokter itu aku tetap sedikit tidak bisa mendengar suara dia. Yang aku bilang emang suara dia aja yang kecil waktu itu, kedengarannya dia lagi sakit dan batuk2 gitu, kasian dia sakit…. Tapi walau begitu dia tetap ngoto bilang sama aku kalau dia itu tidak sakit lagi (pada perbincangan ku dengan dia sebelumnya ; dia kalau dia lagi sakit, makanya tidak menghubungiku), namun aku merasa kalau dia masih sakit saat itu.

Karena kesal aku tidak bisa mendengar sebagian ucapannya dia mematikan telponnya. Hhhhhmmm sedih dech saat dia mematikan telpon dan tidak lagi membalas sms ku saat itu. Mau sih marah sama dia karena itu, tapi aku bisa apa? Dia tetap saja bukan siapa2 aku dan aku nggak berhak marah sama dia, kondisinya juga malam minggu mungkin dia sedang bermalam mingguan sama pacarnya. Aku tidak mau mengganggunya.

http:/Galau.Com/saat_itu 

Malam minggu itu rasanya sepi banget, yahhhhhhhh nasip orang nggak punya pacar ,,,,, mana laptop rusak nggak bisa curhat deh hari itu, tapi nggak apa2lah, kan ada hari ini…… 
Setelah hari itu aku selalu memikirkannya….
Hehe  rasanya bukan saja setelah hari itu, tapi sebelum2nya juga aku selalu memikirkannya hihihihi jadi lucu sendiri nih aku…………..

Hari ini dia menelpon ku lagi dengan no pribadinya itu. Hahahaha aku sudah merasa kalau dia akan menghubungiku lagi, dia tidak bisa terlalu lama tidak menghubungiku (itu ucapannya) dan perasaanku juga mengatakan seperti itu sebelum dia mengucapkan ata itu.

Walau saat ngobrol kami tidak pernah membahas hal2 serius tentang hubungan kami atau apapun yang bersifat serius dengan serius. Hal yang aneh, kami selalu membawa bercanda semua hal2 yang serius itu walau kami sudah mengetahuainya masing2.

Tadi kami membicarakan tentang perasaan aku sama dia. Yah walau kami sudah sama2 jujur tentang perasaan kami masing2, itu tetap tidak merubah keadaan kami yang selalu membawa masalah menjadi candaan dan bahan ejekan untuk kami sendiri. Dia bilang sama aku, dia yakin banget kalau aku menyukainya (ceritanya dia yakin kalau aku cinta sama dia) hehe emang benar sih apa yang dia bilang itu, karena aku udah pernah jujur begitu sama dia. Tapi nada candaannya itu membuat aku membalas candaannya dengan bilang ke dia kalau dia malah lebih parah dari aku, “kamu lebih mencintai aku dari pada aku mencintai kamu” itu kata ku waktu itu. Dan tak heran itu menciptakan letusan ketawaan dari kami berdua.

Dengan nada bercanda dia bilang, udah saling tau masih aja saling mengejek….. hahahahha itu lucu bagi kami. Sesuatu yang aneh, kami emang udah lama saling mengetahui perasaan kami. Tapi, kami masih tetap begini2 saja, masih berstatus sebagai sahabat. kami ingin menjadi lebih dari sahabat, namun kami tidak bisa. Aku tidak tau alasan jelasnya mengapa kami tidak bisa lebih dari sahabat. hal yang sangat aneh.

Sebelumnya kami sudah membahas masalah itu, tapi nggak ada ujung dan kesimpulannya. Pembahasan itu terhempas angin entah kemana menjadi sebgai butiran debu yang tidak berarti. Setelah pembahasan waktu itu, kami melupakan masalah itu dan menjalani semua ini seperti biasanya, menganggap semua masalah adalah lelucon yang akan selalu kami tertawakan untuk melenyapkan rasa tidak enak ini.
Ini semua memang aneh tapi nyata terjadi pada kami saat ini, kadang aku merasa nggak enak saat memikirkan hal ini namun aku tidak bisa berbuat apa2, aku harus menerima semua ini dengan baik dan menjalankan semua ini dengan baik dan hati2. Ini adalah bagian dari cerita kehidupannku, aku nggak tau apa yang akan terjadi selanjutnya.
Aku akan menghadapinya dengan senyuman. 
Walau dalam hati sedikit tidak enak. :@
Aku yakin kalau semua ini akan ada hikmahnya.
Cukup itu dulu yah buat hari ini, ntar kapan2 lanjut lagi,,,, oke oke 

Bye Ita Novita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penimbangan dan pembuatan larutan standar

Tujuan percobaan : 1) Teknik menimbang dengan neraca analitik 2) Membuat larutan standar HCl 0,1 N 3) Standarisasi larutan HCl dengan Boraks Dasar teori * Menimbang dengan neraca analitik Neraca analitik digunakan untuk membandingkan dua gaya yang praktis dapat dikatakan sejajar. Dua gaya yang sejajar tidak dapat diprbandingkan langsung, tetapi harus melalui perbandingan momen gaya yaitu dengan menghubungkan kedua gaya itu melalui dua lengan pengungkit (pengumpil) dengan titik pusat persekutuan. Pada jarak yang sama dari titik kedua ujung pengumpil terdapat titik kerja gaya berat yang bekarja terhadap kedua massa yang harus di perbandingkan. Sebuah massa yang tidak diketahui selalu dipersamakan dengan sejumlah anak timbangan tertentu. Kesamaan yang sempurna tidak pernah tercapai. Selalu terdapat sedikit selisih massa yang dapat dihitung dari sudut miring pengumpil. Neraca sama lengan merupakan instrumen amat peka, dan jarum penunjuk akan berayun cukup lama sebelum berhenti. ...

Sarjana Muda

Tanggal 22 oktober 2016 Senyum bahagia merengah di setiap bibir yang menghadirinya, yang punya acara maupun yang datang untuk mereamaikan acara. Teriakan demi teriakan di sampaikan oleh para pengunjung yang turut bahagia akan pencapaian kami, ya pencapaian kami yang telah menutup buku dengan menyematkan gelar di belakang nama. Iya, hari ini kami wisuda, hari bahagia kami ini adalah pintu gerbang kehidupan baru kami menyandang gelar sarjana muda. Kami bahagia dan mendeklarasikan diri kalau kami sudah bebas dari tugas tugas kutu buku, tugas tugas yang menghatui kami tiap malam, pagi, siang dan sore. Apalagi kalau mengingat perjuangan menyelesaiakan skripsweet membuat kami yang saat ini merasa benar benar bebas. Tak jauh pemikiran kami dari kata bebas, yang terus membuat kami bahagia, membuat kami terlena. Lambat laun kami mulai dihadapkan dengan kegelisahan karena belum lagi bertemu dengan kesibukan lain, yang biasa kami sibuk dengan tugas, kini kami hanya sibuk dengan sepi dan...