Langsung ke konten utama
Minggu, 28 oktober 2012

Galau ingat Allah

Hari ini aku ingin curhat lagi, kemarin aku sudah mengungkapkan semua perasaan yang kuendam selama ini sama dia, dan dia bilang kalau dia juga suka sama aku, tapi aku tidak tau benar atau tidak yang dia katakan itu. Aku merasa lega karena telah mengeluarkan semua perasaan yang telah ku pendam selama beberapa tahun, walaupun dia sering mengejek ku karena aku punya perasaan sama dia. Dia bilang kalau dia menyesal karena aku baru ungkapin perasaan ini sekrang, kenapa tidak dulu waktu aku masih dekat sama dia. Yah,,,, aku nggak bisa bilang apa-apa lagi kalau dia sudah bilang gitu sama aku, karena dulu aku pernah nolak dia. Aku nggak tau aku yang salah atau dia yang salah, karena waktu itu dia tembak aku saat aku udah punya pacar adn aku rasa aku nggak mampu untuk duain dia, karena itu bisa buat aku juga yang sakit.
Sekarang aku nggak tau lagi harus bagaimana, aku emang punya perasaan itu sama dia, tapi nggak selalu aku donk yang harus memulai sebuah komunikasi antara aku sama dia. Dia juga kan bilang kalau dia juga suka sama aku, tapi aku selalu bilang kalau dia sama sekali tidak peduli sama aku dan hanya bisa bilang kalau dia juga suka sama aku tidak dengan bukti.

Aku yang tidak bisa mengerti dia atau dia yang tidak bisa mengerti aku???????
Sebagai cewek aku juga masih punya hati dan harga diri, meski aku punya persaan cinta yang besar sama kamu, aku nggak akan mungkin memohon sama kamu agar kamu mau ngertiin aku dan ada saat aku butuh kamu. Aku akan sabar menunggu kamu memahami aku dan atau aku juga akan sabar untuk menunggu perasaan ku hilang untuk kamu. Dari pilihan itu, yang mana yang akan terwujud aku akan menunggunya dengan sabar, meski sakit hati tidak bisa dipungkiri.

Aku akan menghilangkan ego ku itu karena masih ada cinta ku yang lebih besar dari pada cintu ku sama kamu. Itu adalah rasa cintaku pada diriku sendiri, cintaku pada orang tuaku, cinta ku pada rasulku dan cinta ku pada Allah swt.

Mulai sekarang aku nggak akan begitu mikirin kamu lagi meski kadang aku nggak bisa berehnti untuk mikirin kamu, aku juga akan berusah sebaik mungkin untuk melupakan dan menghapus perasaan ku sama kamu. Aku yakin Allah akan selalu memberikan yang terbaik bagi umatnya.

Jika aku ditakdirkan untuk selalu punya perasaan dan dekat sama kamu akan ku jalani dengan ikhlas dan jika aku ditakdirkan untuk bisa menghapus perasaan ku ma kamu dan aku akan jauh dari kamu akan ku jalani dengan ikhlas jua.

By ita novita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penimbangan dan pembuatan larutan standar

Tujuan percobaan : 1) Teknik menimbang dengan neraca analitik 2) Membuat larutan standar HCl 0,1 N 3) Standarisasi larutan HCl dengan Boraks Dasar teori * Menimbang dengan neraca analitik Neraca analitik digunakan untuk membandingkan dua gaya yang praktis dapat dikatakan sejajar. Dua gaya yang sejajar tidak dapat diprbandingkan langsung, tetapi harus melalui perbandingan momen gaya yaitu dengan menghubungkan kedua gaya itu melalui dua lengan pengungkit (pengumpil) dengan titik pusat persekutuan. Pada jarak yang sama dari titik kedua ujung pengumpil terdapat titik kerja gaya berat yang bekarja terhadap kedua massa yang harus di perbandingkan. Sebuah massa yang tidak diketahui selalu dipersamakan dengan sejumlah anak timbangan tertentu. Kesamaan yang sempurna tidak pernah tercapai. Selalu terdapat sedikit selisih massa yang dapat dihitung dari sudut miring pengumpil. Neraca sama lengan merupakan instrumen amat peka, dan jarum penunjuk akan berayun cukup lama sebelum berhenti. ...

Sarjana Muda

Tanggal 22 oktober 2016 Senyum bahagia merengah di setiap bibir yang menghadirinya, yang punya acara maupun yang datang untuk mereamaikan acara. Teriakan demi teriakan di sampaikan oleh para pengunjung yang turut bahagia akan pencapaian kami, ya pencapaian kami yang telah menutup buku dengan menyematkan gelar di belakang nama. Iya, hari ini kami wisuda, hari bahagia kami ini adalah pintu gerbang kehidupan baru kami menyandang gelar sarjana muda. Kami bahagia dan mendeklarasikan diri kalau kami sudah bebas dari tugas tugas kutu buku, tugas tugas yang menghatui kami tiap malam, pagi, siang dan sore. Apalagi kalau mengingat perjuangan menyelesaiakan skripsweet membuat kami yang saat ini merasa benar benar bebas. Tak jauh pemikiran kami dari kata bebas, yang terus membuat kami bahagia, membuat kami terlena. Lambat laun kami mulai dihadapkan dengan kegelisahan karena belum lagi bertemu dengan kesibukan lain, yang biasa kami sibuk dengan tugas, kini kami hanya sibuk dengan sepi dan...