Langsung ke konten utama

Batik Dyeing

The resist-dyeing process, whereby designs are made with wax on a fabric which is subsequently immersed in a dyed to absorb the colour on the un-waxed portions, is known as batik dyeing. It has been done in the Orient, notably India and to some extent in Japan, for many centuries. However, it is on the island of Java in Indonesia where the term “batik” originated and where high technical artistic skill of batik print really developed. Originally limited to execution by noblewomen, the technique is now a flourishing industry, particularly as a cottage industry where natives do batik dyeing in their small houses.
There are the methods. The technically more difficult and more artistic designs are drawn by hand. The patterns are generally in geometric, floral, bird or animal motifs, but the artist’s imagination may introduce other fanciful designs. The motif is drawn on cotton cambric. Then melted wax mixed with a resin is traced on the areas not to be dyed with a “canting”, which is a small instrument made of a short, straight reed handle to which is attached a small, funnel-shape copper cup with one or more spouts.
When the canting is refilled by scooping the hot, liquid wax from a copper pan kept over of burner, the worker blows into the spout to eliminate any blockage and allow to flow. The application of the wax must be done on both sides of the fabric. This hand method of making the design is a slow process, which may take as long as one month to produce 2,5 yards (2,3 metre). When an artist makes a large, individual picture which may be used for such purpose as wall hangings, it may take six months to one year to complete.
The faster method of designing is done with a “cap”, or stamp, of a pattern made of fine copper strips soldered together. The cap is pressed onto a pad of cloth saturated with liquid wax. The wax picked up by the stamp is then applied to the cambric. The design may be intricate, but it is repetitious and limited in artistic quality. However, about 25 to 40 yards (20 – 36 metre) of cloth can be printed in one day.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penimbangan dan pembuatan larutan standar

Tujuan percobaan : 1) Teknik menimbang dengan neraca analitik 2) Membuat larutan standar HCl 0,1 N 3) Standarisasi larutan HCl dengan Boraks Dasar teori * Menimbang dengan neraca analitik Neraca analitik digunakan untuk membandingkan dua gaya yang praktis dapat dikatakan sejajar. Dua gaya yang sejajar tidak dapat diprbandingkan langsung, tetapi harus melalui perbandingan momen gaya yaitu dengan menghubungkan kedua gaya itu melalui dua lengan pengungkit (pengumpil) dengan titik pusat persekutuan. Pada jarak yang sama dari titik kedua ujung pengumpil terdapat titik kerja gaya berat yang bekarja terhadap kedua massa yang harus di perbandingkan. Sebuah massa yang tidak diketahui selalu dipersamakan dengan sejumlah anak timbangan tertentu. Kesamaan yang sempurna tidak pernah tercapai. Selalu terdapat sedikit selisih massa yang dapat dihitung dari sudut miring pengumpil. Neraca sama lengan merupakan instrumen amat peka, dan jarum penunjuk akan berayun cukup lama sebelum berhenti. ...

Sarjana Muda

Tanggal 22 oktober 2016 Senyum bahagia merengah di setiap bibir yang menghadirinya, yang punya acara maupun yang datang untuk mereamaikan acara. Teriakan demi teriakan di sampaikan oleh para pengunjung yang turut bahagia akan pencapaian kami, ya pencapaian kami yang telah menutup buku dengan menyematkan gelar di belakang nama. Iya, hari ini kami wisuda, hari bahagia kami ini adalah pintu gerbang kehidupan baru kami menyandang gelar sarjana muda. Kami bahagia dan mendeklarasikan diri kalau kami sudah bebas dari tugas tugas kutu buku, tugas tugas yang menghatui kami tiap malam, pagi, siang dan sore. Apalagi kalau mengingat perjuangan menyelesaiakan skripsweet membuat kami yang saat ini merasa benar benar bebas. Tak jauh pemikiran kami dari kata bebas, yang terus membuat kami bahagia, membuat kami terlena. Lambat laun kami mulai dihadapkan dengan kegelisahan karena belum lagi bertemu dengan kesibukan lain, yang biasa kami sibuk dengan tugas, kini kami hanya sibuk dengan sepi dan...