Langsung ke konten utama

Isi hati kepada sahabat

Kita selalu bilang kalau sahabat adalah orang yang paling mengerti qta, dalam keadaan apapun dibandingkan dengan pacar. Tapi kadang sahabat tidak bisa mengerti qta ketika qta ada dalam masalah perasaan apa yang qta rasakan. kita mau menceritakannya pada sahabat, tapi sahabat tidak bisa mengerti karena mereka melihat dan berpendapat bahwa ada yang terbaik buat kita, yang sudah ada didepan mata.

Mereka menganggap bahwa itu adalah yang terbaik buat kita tanpa mengetahui apa yang kita rasakan, mereka kadang tidak mau mengerti apa yang kita rasakan, karena mereka pikir yang mereka lihat itu adalah yang terbaik dan tidak ada lagi yang lebih baik dari it buat kita. Sahabat adalah anugrah yang terindah buat kita. karena hanya kepada sahabatlah kita menceritaka semuanya, yang kita jalani, sedih maupun senang. kita juga sering meminta pendapat pada sahabat.

Dan kita senang diberikan saran dan pendapat oleh sahabat semasih pesan dan saran itu sejalan dengan pikiran kita, dan kita akan langsung jalanin apa yang disarankan itu. Tapi, ketika kita diberi saran atau pendapat oleh sahabat yang tidak sesuai dengan pemikiran kita, kita akan berpikir 1000x untuk menjalankannya. dan kadang kita merasa kecewa, sakit dan menganggap bahwa sahabat kita sudah tidak mengerti kita lagi.

"Aku pernah merasakan hal yang seperti itu, aku merasa kalau mereka sudah tidak bisa mengerti aku lagi, mereka bilang kalau yang mereka sarankan buat aku itu adalah yang terbaik, tapi saran itu bertolak belakanag dengan apa yang aku rasakan. aku tidak bisa mengikuti kata2 mereka kali ini karena aku nggak berani menanggung semua risikonya.

Aku pikir jika aku mengikuti kata2 mereka, risikox sangat besar, dan aku takut aku tidak bisa melewati itu walau dengan sahabat atau banyak orang sekalipun". Sahabat Ma'afin aku yea,,,, karena kali ini aku tidak bisa mengikuti kata2 kalian!!! dan ma'af juga kalau aku tidak bisa jujur tentang perasaanku pada kalian,,,, itu semua aku lakuin karena aku nggak mau membebani kalian dengan masalahku,,,, semoga kalian bisa mengerti keadaan ku kali ini,,,,,,,, Sahabat aku sayang kalian semua..........

Komentar

  1. Sahabat..... yups sahabat itu seperti Bintang, yang kadang terang, kadang redup..... ada yang dekat, ada yang jauh.....
    suka ceramah kyk orang tua, cerewet kyk nenek2, klo ada yang mw dikatakan, lansung nyorocos, nyelonong aja, gk mikirin perasaan kita atau komentar kita ttg itu, sehingga tak jarang juga jadi menyebalkan....
    Mereka juga suka kasih saran juga kritik, tapi keputusan tetap ada di tangan kita, apapun & bagaimanapun......

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penimbangan dan pembuatan larutan standar

Tujuan percobaan : 1) Teknik menimbang dengan neraca analitik 2) Membuat larutan standar HCl 0,1 N 3) Standarisasi larutan HCl dengan Boraks Dasar teori * Menimbang dengan neraca analitik Neraca analitik digunakan untuk membandingkan dua gaya yang praktis dapat dikatakan sejajar. Dua gaya yang sejajar tidak dapat diprbandingkan langsung, tetapi harus melalui perbandingan momen gaya yaitu dengan menghubungkan kedua gaya itu melalui dua lengan pengungkit (pengumpil) dengan titik pusat persekutuan. Pada jarak yang sama dari titik kedua ujung pengumpil terdapat titik kerja gaya berat yang bekarja terhadap kedua massa yang harus di perbandingkan. Sebuah massa yang tidak diketahui selalu dipersamakan dengan sejumlah anak timbangan tertentu. Kesamaan yang sempurna tidak pernah tercapai. Selalu terdapat sedikit selisih massa yang dapat dihitung dari sudut miring pengumpil. Neraca sama lengan merupakan instrumen amat peka, dan jarum penunjuk akan berayun cukup lama sebelum berhenti. ...

Sarjana Muda

Tanggal 22 oktober 2016 Senyum bahagia merengah di setiap bibir yang menghadirinya, yang punya acara maupun yang datang untuk mereamaikan acara. Teriakan demi teriakan di sampaikan oleh para pengunjung yang turut bahagia akan pencapaian kami, ya pencapaian kami yang telah menutup buku dengan menyematkan gelar di belakang nama. Iya, hari ini kami wisuda, hari bahagia kami ini adalah pintu gerbang kehidupan baru kami menyandang gelar sarjana muda. Kami bahagia dan mendeklarasikan diri kalau kami sudah bebas dari tugas tugas kutu buku, tugas tugas yang menghatui kami tiap malam, pagi, siang dan sore. Apalagi kalau mengingat perjuangan menyelesaiakan skripsweet membuat kami yang saat ini merasa benar benar bebas. Tak jauh pemikiran kami dari kata bebas, yang terus membuat kami bahagia, membuat kami terlena. Lambat laun kami mulai dihadapkan dengan kegelisahan karena belum lagi bertemu dengan kesibukan lain, yang biasa kami sibuk dengan tugas, kini kami hanya sibuk dengan sepi dan...